[email protected]
UNGGUL, BERKARYA, BERSAMA ILMU
Pengumuman
INFORMASI UNUTARA

Unutara Hadirkan Kuliah Tamu, Bahas Peran Islam Nusantara dalam Dunia Islam Kontemporer

Kuliah Tamu 02 October 2026 Humas UNUTARA
Unutara Hadirkan Kuliah Tamu, Bahas Peran Islam Nusantara dalam Dunia Islam Kontemporer

Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tradisi akademik dan memperluas wawasan mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Tamu bertajuk “Peran Islam Nusantara dalam Dunia Islam Kontemporer”, Rabu (30/9/2026).

TERNATE — Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tradisi akademik dan memperluas wawasan mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Tamu bertajuk “Peran Islam Nusantara dalam Dunia Islam Kontemporer”, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Aula M. Iqbal Assegaf tersebut menghadirkan Dr. Yanuardi Syukur, S.Sos., M.Si., Dosen Antropologi Sosial Universitas Khairun, sebagai narasumber. Kuliah tamu berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 12.30 WIT dan diikuti oleh sivitas akademika Unutara.

Mengangkat tema yang relevan dengan dinamika kehidupan Islam di era global, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami posisi Islam Nusantara tidak hanya dari perspektif sejarah dan kebudayaan, tetapi juga dalam konteks perkembangan dunia Islam kontemporer.

Plt. Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Sunaidin Ode Mulae, S.S., M.Hum., mengatakan bahwa kegiatan akademik seperti kuliah tamu merupakan bagian penting dari upaya Unutara membangun atmosfer pendidikan yang terbuka, kritis, dan kontekstual.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memperoleh pengetahuan melalui ruang kelas, tetapi juga perlu dipertemukan dengan akademisi dan pemikir yang dapat memperluas perspektif mereka terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Dalam konteks Islam Nusantara, lanjutnya, mahasiswa perlu memahami bahwa Islam memiliki keragaman ekspresi yang tumbuh melalui proses dialog dengan budaya, sejarah, dan kondisi sosial masyarakat. Pemahaman tersebut penting agar generasi muda mampu melihat perkembangan Islam secara lebih luas dan tidak terjebak pada cara pandang yang sempit.

Sunaidin menegaskan, Unutara akan terus mendorong kegiatan-kegiatan akademik yang menghadirkan perspektif baru serta mempertemukan mahasiswa dengan berbagai kalangan akademisi dan praktisi.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mahasiswa Unutara memiliki wawasan yang luas, mampu berpikir kritis, serta siap membaca perubahan dunia dengan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” demikian poin penting yang ditekankan dalam arah pengembangan kegiatan akademik Unutara.

Sementara itu, kehadiran Dr. Yanuardi Syukur memberikan kesempatan kepada peserta untuk menggali lebih jauh bagaimana Islam Nusantara dapat mengambil peran dalam percaturan pemikiran Islam global. Pembahasan juga menjadi relevan di tengah perubahan sosial yang semakin cepat serta meningkatnya interaksi antara nilai-nilai keislaman, budaya lokal, dan perkembangan dunia modern.

Kuliah tamu ini sekaligus mempertegas posisi Unutara sebagai ruang pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, wawasan kebangsaan, dan kemampuan mahasiswa dalam membaca persoalan masyarakat secara kritis.

Bagi Unutara, kampus bukan sekadar tempat berlangsungnya proses perkuliahan. Kampus juga merupakan ruang bertemunya gagasan, ilmu pengetahuan, budaya, dan berbagai perspektif untuk melahirkan generasi muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui agenda akademik semacam ini, Unutara terus membuka diri untuk membangun jejaring dan kolaborasi dengan akademisi, perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Unutara untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang religius, akademis, terbuka, dan relevan dengan tantangan zaman.

Dipublikasikan melalui portal resmi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara.
BAGIKANBagikan berita ini
WhatsApp